SINOPSIS DAN REVIEW NOVEL FAVORIT
Dua dunia menjadi satu, dipertemukan dengan ketidak sengajaan antara si kaya dan si miskin, terjadi konflik dengan happy ending or sad ending itu hal biasa yang ada di novel dan keinginan readers, tapi setiap novel ada alur tersendiri yang membuat terkesan bukan hanya sekedar bertemunya si cantik dan si tampan, bukan pula antara si kaya dan si miskin yang seperti kisah dunia dongeng tapi alur yang tersirat yang membawa pembaca seperti menjelajah dan terbawa arus penasaran kehidupan tokoh2 di dalamnya sehingga sampai kepada sebuah ending dari novel tersebut yang berkesan di hati pembacanya.
So, hari ini saya mau me review novel yang menurut saya alurnya luar biasa ketika membaca perasaan saya seperti rollercoaster, dan selalu membuat penasaran dari setiap chapternya. Aku mau review salah satu novel yang pernah di baca dan dibaca berulang kali. Novel ini jadi salah satu novel favorit aku bahkan sebelum di terbitkan jadi buku dan masih dalam bentuk novel di aplikasi online aku udah baca, dan mungkin sebagian pada heran kenapa aku udah pernah baca tapi harus punya bentuk fisiknya. Itu karena hobi aku baca dan menurutku bukunya bagus aku selalu harus punya versi cetaknya jika buku tersebut di bukukan, jadi kalau satu saat udah d hapus sama penulis dari aplikasi, kita punya bukunya untuk kembali membacanya lagi or sebagai sebuah pencapaian dengan apa yg ku suka selalu ada, meskipun gaka emua novel favorit aku bisa aku beli, karena terkendala yaa kalin tau ya budget yg berebut dengan kebutuhan pokok, hiks..
Sebenernya degdegan jg sih mau review buku fave aku, takutnya gak terlalu bisa memunculkan isi yg ada di dalam buku, tp ya sudah g usah banyak drama, okay sekarang kita lengsung check buku yang mau aku review.
Buku yang mau aku review berjudul : LOVER OF VIRGINS (series pertama dari the THE HIGH ROLLER) dengan berlatar belakang kehidupan di US tepatnya kota Las Vegas
Kategori : Novel romantis dewasa/ adult romance novel
Karya : GIARTY PUTRI
Tokoh utama : Braden McKinley dan Gwen Morgan
Penerbit : LovRinz Publishing
Cetakan : 1 September 2017, dimensi 14x20, 521 halaman
Novel Love of Virgins ini berkisah tentang dua tokoh utama yang berbeda latarbelakang hidup, namun memiliki luka yang membekas dalam hidup mereka dan masing2 memiliki caranya tersendiri dalam menutupi luka tersebut.
Braden McKinley (tokoh utama pria) seorang pengusaha muda yang genius, dia manusia paling teliti dalam melakukan setiap rencana bisnisnya, dan selalu memiliki insting yang tinggi dalam menilik setiap kesempatan untuk bisnis, dia memimpin penuh McKinley Enterprise Holding setelah ayahnya meninggal, dan mengembangkan lebih pesat lagi, dan bahkan dalam pertemanan pun dia sangat jeli menilik setiap kemampuan sahabat2 nya. Namun di balik itu semua dia memiliki luka yang mendalam, sehingga menyebabkan dia lebih menyukai wanita yang belum di sentuh siapapun sebagai pemuas kebutuhan biologisnya dan untuk itu dia selalu membuat pelelangan tersembunyi selama 3 bulan sekali. Meskipun tersembunyi pelelangan tersebut memiliki dasar hukum yang kuat dengan keamanan yang ketat, dan satu lagi keanehannya dia tidak suka menyentuh lawan jenis yg pernah disentuh, jangankan seorang penjajak komersil bahkan bekas dia sentuhpun dia tak mau lagi.
Gwen Morgan (tokoh utama wanita), dia seorang wanita penghibur, money lover, uang adalah tujuan hidup seorang Gwen, dia lebih mencintai uang daripada hidupnya sendiri. Bukan tanpa sebab dia seperti itu, karena dia memiliki hal yang dia perjuangkan dalam hidupnya, alasan yang membuat dia masih bertahan hidup didunia ini meski mimpinya kandas, dan memiliki luka yang sangat mendalam dia tegar dalam menghadapinya.
Lalu, apa jadinya jika dua insan ini sering tak sengaja dipertemukan dalam situasi yang aneh, awal2 mungkin hanya berpendapat bahwa itu kebetulan. awal2 mungkin pertemun tak sengaja, namun, bagaimana apabila mereka dipertemukan kembali dalam situasi yang mengikat, situasi yang mengharuskan mereka berinteraksi langsung tanpa ada perantara situasi apapun, dan melaksanakan simbiosis mutualisme, seiring berjalannya waktu dengan seringnya mereka bersama membuat keduanya saling mengisi kekosongan di hati masing-masing, namun karena sebuah trauma dan ketidak berdayaan membuat keduanya saling menyangkal.
Oke, kita bahas pada part-part awal dimana mereka bertemu tanpa sengaja beberapa kali dalam situasi yang aneh. yaitu, dimana beberapa kali Braden Bertemu Gwen disaat wanita tersebut dimarahi pasangan dari laki-laki yang menyewanya, dan bertemu di tempat-tempat yang tak sengaja lainnya. Dan pertemuan yang mengharuskan mereka ber interaksi langsung ialah pada saat Braden yang melakukan Pelelangan rahasianya, dan ternyata si wanita yang terpilih dalam pelelangan tersebut ialah Gwen, betapa kagetnya Braden karena setahu dia Gwen adalah seorang jalang, namun tak mungkin orang yang dia pekerjakan untuk melakukan lelang melakukan kesalahan, so dia menyetujui Gwen sebagai wanita plelangan setelah menyelidiki semuanya dan melihat data-data Gwen.
Namun, entah kenapa ketika mengetahui latar belakang Gwen, dia tidak serta merta langsung menyentuhnya. Dia membuat sebuah perjanjian, akan membantu semua yang Gwen butuhkan untuk pengobatan adiknya dengan menjadikan dia wanita pelelangannya, namun sebelum dia menyentuhnya maka Gwen harus menjadi pesuruhnya. Braden merasa terhibur dengan adanya Gwen disisinya, dengan tingkah Gwen yang tidak seperti perempuan-perempuan kebanyakan yang manja dan mencari perhatian Braden merasa memiliki warna dalam hidupnya yang gelap penuh rahasia. Tingkah Gwen yang terkadang mengganggu tapi menjadi hiburan tersendiri buat Braden, dan entah kenapa seorang Braden Mckinley yang tak pernah memperdulikan orang sekitar terlebih kehidupan wanita lelangannya, dengan Gwen dia merasa ber empati, dia merasa jika apa yang dialami Gwen hampir sama dengannya, dia dan Gwen memiliki orang yang harus dia jaga dalam hidupnya namun perbedaannya dengan Gwen, dia tak perlu susah dalam hal materi untuk merawat Ibunya yang sakit sedangkan Gwen dia bekerja keras untuk adik satu-satunya yang sakit. Braden ditinggalkan ayahnya karena sebuah kecelakaan merenggut nyawanya, sedangkan Gwen setelah ditinggalkan ayahnya meninggal dia juga ditinggalkan ibunya karena pria lain. sejujurnya dalam hidup Gwen membenci orang-orang kaya karena bagi Gwen orang kaya adalah orang yang tak pernah memiliki empati, dan semua yang mereka lakukan adalah demi keuntungan mereka semata.
Selama perjalanan mereka rintangan-rintangan yang membawa mereka tambah dekat dan mengira telah saling memahami, namun satu persatu peristiwa yang menyebabkan rasa takut dan trauma mulai terbongkar. dari mulai ibu gwen yang meninggalkan mereka demi orang kaya, dan ternyata orang kaya tersebut adalah ayah dari mantan cinta pertama Braden yang membuatnya memiliki luka yang mendalam dan menggiringnya ke jebakan kejahatan wanita lainnya, sampai dengan Braden yang bertahan dan tak ingin Gwen terlalu jauh masuk kedalam kehidupannya sehingga Braden melepaskan Gwen sebelum menyentuhnya, dan Gwen menghilang.
Rangkaian kejadian bukan hanya sekedar antara pertemuan, kebersamaan dan permasalahan pribadi yang ternyata terlihat bagai air dan minyak, namun sebenarnya ketika semua saling terbuka dan saling menerima pemahaman dari sudut pandang yang berbeda maka semua akan terselesaikan. Namun entah kenapa Braden terlambat menyadari, ketika Gwen tlah menghilang. Tapi, seperti tlah ditakdirkan bersama maka mereka dipertemukan dan Gwen menjadi obat bagi Braden yang tengah mengalami permasalahan pelik dan trauma yang mendalam.
Namun, itu hanya permasalahan awal, karena permasalahan sebenarnya ketika masalalu yang pernah menghancurkan hidup kembali dan membuat ketakutan baru yaitu dengan menyakiti hal yang berharga dalam hidup mereka. Bagaimana mereka saling menguatkan, dan memiliki kehidupan baru untuk menutup luka dan trauma lama. Apa dan bagaimana semuanya kejadiannya, semua tercatat dalam Novel.
Itu tadi rangkuman atau gambaran isi novel yang berjudul Lover of Virgins. Menurut saya novel tersebut memiliki alur yang tak terduga, dan membawa pembacanya kepada peristiwa yang naik turun, merasakan suka, duka bahkan gereget kepada tokoh-tokoh yang ada didalamnya. Saya sendiri merasa terbawa suasana dan merasakan apa yang tokoh itu rasakan, dan seperti Real. Cerita yang terasa mewah dengan latar belakang kota Las Vegas, dan memang kehidupan yang seperti menggambarkan kota tersebut.
Novel ini memberikan pelajaran pada kita bahwa sekeras apapun hidup yang dijalani akan ada saatnya pertolongan entah seperti apapun, apapun yang menyebabkan luka dan trauma di masa lalu jangan di sembunyikan tapi itu akan sembuh apabila kita mau membuka diri dan menerima luka tersebut dan menyembuhkan dengan meninggalkan hal yang telah berlalu, membangun kenangan indah dan tak terjerumus di hal yang sama dan lagi pesan yang paling tersirat don't judge book by cove, memberi pesan tersebut dengan cara yang sangat berbeda. Karena manusia tak ada yang sempurna, sebaik-baik manusia pasti memiliki keburukan, seburuk-buruk manusia pasti memiliki kebaikan, tidak ada manusia yang ingin menjadi jahat dan terkadang orang baik tanpa sengaja pernah melakukan kejahatan. So, open minded terhadap segala hal.
Setiap Review akan mengulas kelebihan dan kekurangan hal yang di ulas, menurut saya novel ini hampir tidak memiliki kekurangan dalam segi latar belakang, alur cerita over all menurut saya loh ya.. bagus. Namun, kalau boleh di sebut kekurangan Lover of Virgins salah satu tokoh pria cameo yang menyukai Gwen sayang jadi penjahat, haha itu sih karena aku kasihan sama tokoh itu, hehe... habisnya menurut aku serius novel ini apa ya bingung cari kekurangannya habis gak bikin bosen, gak monoton. benar-benar banyak kejutan dari tokoh-tokoh antagonisnya juga.
Tolong mbak Giarti gak tahu lagi deh semua novel-novelnya aku suka, apalagi sekuel dari Lover of Virgins yang menceritakan William Hilton sebenarnya yang paling aku suka tapi aku belum beli semua bukunya hiks... jadi dari ke 4 tokoh The High Roller ini semuanya unik, tak membosankan dan memiliki karakter yang berbeda namun semua seru.
Oke, sekian ulasan dari saya, semoga bagi yang penasaran terhadap novel ini saya sarankan cepat baca, karena tak kan menyesal apalagi semua seriesnya. seperti cita-citaku yang belum kesampaian memiliki semua series. lah jadi curhat. oke, ketemu di ulasan selanjutnya semoga membantu dan mohon maaf apabila ada kesalahan kata, pengetikan, dan hal-hal yang kurang berkenan. see you next mau di bahasin tentang apalagi, komen ya...

Keren isi nya.... Hayo semangat untuk review novel yg lainnya.
BalasHapusHaha makasih, malu masih pemula.
BalasHapus